Medan, 6/10 (ANTARA) – Puluhan mahasiswa dari Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) Sumatera Utara melakukan unjuk rasa di halaman kantor Gubernur Sumut, Selasa, minta pemerintah secepatnya mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.
Koordinator pengunjuk rasa, Charles Lumbangaol dalam orasinya mengatakan, aksi yang mereka lakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa tentang kondisi yang dialami petani yang kini masih banyak hidup dalam kondisi memprihatinkan.
Banyaknya klaim bahwa pertanian di Indonesia sudah lebih baik, dianggap para mahasiswa hanya sebuah isapan jempol semata, terbukti banyaknya petani yang belum sejahtera.
“Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia menggantungkan hidup dari hasil pertanian, namun ironisnya sejak berpuluh-puluh tahun kondisi petani tetap memprihatinkan,” katanya.
Ia menambahkan, dengan didirikannya bangunan-bangunan di lahan yang menjadi tempat mata pencarian para petani, juga menjadi salah satu penyebab tidak sejahteranya para petani di Indonesia.
“Bagaimana bisa sejahtera, kalau lahan pertanian sudah didirikan bangunan, tidak mungkin para petani menanam padi di atas bangunan yang didirikan itu,” ujarnya.
Aksi yang digelar para mahasiswa itu, juga serentak dilakukan di tiga kota di Indonesia seperti di Makassar, Jakarta dan Yogyakarta dengan tuntutan yang sama.
Salah seorang mahasiswa lainnya, Hashabul Yamin mengungkapkan, pemerintah sudah saatnya menyelesaikan masalah pertanahan yang belum juga selesai di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk di Sumut.
Dalam unjuk rasa itu, para mahasiswa juga minta masyarakat memilih produk pertanian dari para petani Indonesia.
“Mari kita beli produk pertanian dari hasil para petani kita sendiri, agar petani Indonesia bisa hidup sejahtera,” katanya.***1***